Keluarga TD Pardede Dilanda “Badai Musim Semi”
“Saya menangis, sedih… malu. Ada apalagi di keluarga DR TD Pardede ? Tadi saya di Polonia pun terus ditengokin orang-orang,” tutur Sariaty boru Pardede ketika ditemui wartawan di Medan, Senin (9/6). Perempuan tua itu langsung melengos, dan menolak dengan tegas, ketika hendak diambil fotonya. “Jangan! Aku malu dimasukin koran dengan berita seperti ini.”
Wajarlah jika dia menangis dan merasa malu. Nama besar ayahnya, TD Pardede, pengusaha yang menjadi kebanggaan semua orang Batak pada dekade 60 sampai 80-an; kini kembali dibicarakan masyarakat di Sumatera Utara, tapi dalam konotasi yang buruk. Anak-anak TD Pardede ribut lagi karena rebutan harta. Sungguh memprihatinkan!
Sebagaimana diberitakan media massa di Medan, Sariaty mengaku telah dikudeta adik-adiknya dari posisi Presiden Komisaris Hotel Danau Toba International (HDTI). Mereka menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), tanpa kehadirannya. Dan secara sepihak, mereka melengserkan Sariaty dari jabatan preskom, kemudian posisi itu diduduki oleh salah seorang adiknya.
“Karena RUPS-LB tidak sah, semua keuangan di bank, saya blokir dan adik-adik yang boleh mencairkan uang atas tanda tangannya (Emmi dan Ani) dan persetujuan saya, setuju dengan langkah saya,” ujar Sariaty. Continue Reading »